Cinta Dunia dan Takut Mati


Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulilahirobbil’alamin wassolatu wassalamu’ala asrofil ambiyai walmursalin waala’ahlihi wasohbihi ajmain. Ammaba’adu.
Jama’ah solat tarawih yang dimuliakan oleh Allah, puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Atas karunia dan rahmat-Nya. Kita dapat melaksanakan solat tarawih berjamaah di mushola ini.
Shalawat serta salamsemoga tetap tercurahkan kepada junjungan nabi besar Nabi Muhammad SAW, dimana beliaulah yang telah mendakwahkan islam kepada seluruh umat manusa, sehingga umat manusia mengetahui yang haq dan yang bathil. Dan semoga umat kita ini menjadi umatnya yang setia.
Jama’ah solat tarawih yang dimuliakan oleh Allah, kalau kita bicara tentang mati, kadang-kadang menakutkan, padahal semua mahluk yang bernyawa akan mengalami mati. bila orang islam takut akan mati, maka mereka akan merasa enggan untuk berjuang sebab dalam hatinya selalu diliputi dengan rasa khawatir akan kena resiko. Mereka mau berjuang karena ingin selamat saja. Maka umat islam mudah diombang-ambingkan, mudah diperdaya oleh orang lain.
Bila kita menginginkan umat Islam ini tetap tegas dan kuat, maka penyakit cinta dunia dan takut mati harus kita obati, dan yang mengobati hanyalah umat Islam sendiri. Orang lain akan bangga bila umat Islam dilanda kelemahan, kehinaan. Agar hal tersebut tidak akan menimpa kita maka segeralah kita menjalin hamblum minallah wahamblum minan naas.
Dalam hal ini Allah berfirman yang artinya: “ditimpakan atas mereka kehinaan, dimana saja mereka berada, melainkan (mereka) yang menjalin hbungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia.” (Ali Imron:112)
Menjalin hubungan dengan Allah berarti mau beribadah kepada-Nya seakan-akan melihat Allah. Dia konsentrasi menjalankan ibadah kepada Allah. Menjalin hubungan dengan manusia berarti kita harus punya jiwa senasib sepenanggungan, karena Nabi SAW memberikan petunjuk kepada umatnya, bahwasannya : sebaik-baik manusia ialah orang-orang yang paling bermanfaat untuk manusia.
Jadi kita harus benar-benar mampu untuk member manfaat kepada sesame, yakni tolong menoong di antara kita.
Jama’ah solat tarawih yang dimuliakan oleh Allah, demikian yang dapat kami sampaikan. Atas segala perhatiannya kami ucapkan banyak terimakasih. Mohon maaf atas segala kekurangan. Akhirul khalam.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

No comments:

Post a Comment