28. Surah Al-A’la

Surah Al-A’la (Yang Paling Tinggi) Dinamai Al- Al-A’la karena terdapat perintah untuk bertasbih memuji Sang Pencipta Yang Mahatinggi yang disebutkan pada ayat pertama surah ini. Menurut riwayat Ibnu Mas’ud, ayat pertama surah ini menjelaskan sebuah hukum fikih yang menjadi dzikir tasbih pada ruku dan sujud.



 Menurut riwayat Ibnu Mas’ud, ayat pertama surah ini menjelaskan sebuah hukum fikih yang menjadi dzikir tasbih pada ruku dan sujud. Dzikir ini harus diucapkan pada dua tempat salat ini (dengan lafal subhanallah). Pada ayat 14 dan 15 surah Al-A’la ini disebutkan tentang dua hukum fikih tentang Idul Fitri. Surah ini menjelaskan kepada Rasulullah Saw tentang manfaat dan kemestian mendengarkan nasihat (peringatan). Kemudian setelah itu, menyebutkan bahwa orang yang takut (kepada Allah) maka ia akan mengindahkan peringatan. Demikian juga bercerita tentang kondisi orang-orang celaka di akhirat dan memberikan berita gembira kepada orang-orang yang suci hatinya


 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى ﴿١﴾ الَّذِي خَلَقَ فَسَوَّىٰ ﴿٢﴾ وَالَّذِي قَدَّرَ فَهَدَىٰ ﴿٣﴾ وَالَّذِي أَخْرَجَ الْمَرْعَىٰ ﴿٤﴾ فَجَعَلَهُ غُثَاءً أَحْوَىٰ﴿٥﴾ سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰ ﴿٦﴾ إِلَّا مَا شَاءَ اللَّـهُ ۚ إِنَّهُ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ ﴿٧﴾ وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ ﴿٨﴾ فَذَكِّرْ إِن نَّفَعَتِ الذِّكْرَىٰ﴿٩﴾ سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ ﴿١٠﴾ وَيَتَجَنَّبُهَا الْأَشْقَى ﴿١١﴾ الَّذِي يَصْلَى النَّارَ الْكُبْرَىٰ ﴿١٢﴾ ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ ﴿١٣﴾ قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ ﴿١٤﴾ وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّىٰ ﴿١٥﴾ بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا ﴿١٦﴾ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ ﴿١٧﴾ إِنَّ هَـٰذَا لَفِي الصُّحُفِ الْأُولَىٰ ﴿١٨﴾ صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ ﴿ ١٩

Artinya:
Dengan Nama-Nya Yang Mahakasih dan Mahasayang
Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tingi, (1) yang menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya), (2) dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk, (3) dan yang menumbuhkan rumput-rumputan, (4) lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman. (5)Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa, (6) kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi. (7)dan Kami akan memberi kamu taufik ke jalan yang mudah, (8) oleh sebab itu berikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat, (9) orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran, (10)dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. (11) (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka). (12) Kemudian dia tidak akan mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup. (13)Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), (14) dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. (15) Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. (16) Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. (17) Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (18)(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa (19)

 Suara: Al-A’la

No comments:

Post a Comment