[KULTUM] MENGIMANI AL-QUR'AN AKAN MENJAGA SHOLATNYA!

“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS.Al-Baqarah:45)






Aassalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Alhamdulilah hirabil alamin, wasalatu wasalamu alla asrafil anbiya iwal mursalin, waala alii wasahbihi azmain, ama badu.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberi nikmat serta karunia-Nya sehingga kita semua dapat melaksanakan sholat Isya dan Tarwih secara berjamaah.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kita semua hingga saat ini pada jalan kebenaran, semoga kita semua di yaumil qiyamat nanti mendapatkan syafaatnya, amiin ya Robbal Alamiin.

Jamaah sholat Tarwiih yang dimulyakan Alloh SWT
Perkenankan pada malam ini saya akan menyampIKn kultun dengan tema :

"MENGIMANI AL-QUR'AN AKAN MENJAGA SHOLATNYA!"

Allah swt berfirman,

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ مُصَدِّقُ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَلِتُنْذِرَ أُمَّ الْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا ۚ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ يُؤْمِنُونَ بِهِ ۖ وَهُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

“Dan ini (Al-Qur’an), Kitab yang telah Kami turunkan dengan penuh berkah; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar engkau memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang ada di sekitarnya. Orang-orang yang beriman kepada (kehidupan) akhirat tentu beriman kepadanya (Al-Qur’an), dan mereka selalu memelihara sholatnya.” (QS.Al-An’am:92)

Ayat ini menjelaskan tentang kitab suci Al-Qur’an yang dipenuhi dengan keberkahan dan memberi peringatan bagi manusia. “Orang-orang yang beriman kepada (kehidupan) akhirat tentu beriman kepadanya (Al-Qur’an), dan mereka selalu memelihara sholatnya.”

Keimanan kita pada hari kebangkitan dan keimanan pada Al-Qur’an harus selalu ada bersamaan. Dan bukti yang paling tampak dari keimanan kita pada 2 hal itu adalah penjagaan kita pada sholat.

Mereka yang benar-benar beriman pada hari kebangkitan dan pada kitab suci Al-Qur’an adalah mereka yang menjaga sholat. Semakin kuat keimanan seseorang maka semakin besar pula perhatiannya kepada sholatnya.

Sebagaimana Allah mengingatkan dalam sebuah ayat,

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS.Al-Baqarah:45)

Lalu siapa orang-orang yang khusyuk itu? Pada ayat selanjutnya dijelaskan,

الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
“(yaitu) mereka yang yakin, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (QS.Al-Baqarah:46)

Jamaah sholat Tarwiih yang dimulyakan Alloh SWT
Keyakinan bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah menjadikan mereka begitu perhatian dan menjaga sholatnya. Karena itu Rasulullah saw pernah memberikan resep yang begitu indah dalam sabdanya,

“Sholatlah seperti sholatnya orang yang akan berpisah.”
Seakan setelah salam kita akan mati dan tidak ada kesempatan lagi untuk melakukan sholat. Perhatian kita pada sholat menunjukkan keimanan kita pada hari kebangkitan. Dan apabila kita masih meremehkan sholat maka keimanan kita masih perlu banyak koreksi.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat, apabila terdapat kekurangan saya mohon maaf yang setulus-tulusnya.

Akhirul kalam wassalamu alaikum warokhmatullohi wabarokaatuh.

No comments:

Post a Comment