23. Surah Al-Lail

Surah Al-Lail ( Malam) adalah surah ke-92 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-9 sesuai urutan pewahyuan Al-Quran. Surah Al-Lail tergolong sebagai surah Makkiyah. Surah ini dinamai Al-Lail karena Allah Swt bersumpah pada awal surah atas malam (Lail) sehingga dinamakan sebagai surah Al-Lail. Surah Al-Lail dari sisi isi termasuk surah Al-Ausath Al-Mufasshalat dan surah ke-19 yang dimulai dengan sumpah. 


Surah ini menjelaskan tentang kondisi dan nasib dua kelompok:
  1. Kelompok orang-orang bertakwa; yaitu orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah dan menemukan jiwa yang suci dengan memberikan harta untuk meraih keridhaan Allah. Kepada mereka dijanjikan keridhaan Allah Swt dan meraih keselamatan.
  2. Kelompok yang memilih menderita; yaitu orang-orang yang bersikap bakhil dan mendustakan surga maka kepada mereka dijanjikan kebinasaan. Mereka adalah orang-orang yang menahan hartanya untuk orang lain karena kecintaan terhadap dunia dan sikap bakhil sementara harta ini sama sekali tidak akan membantu mereka di hari kiamat.


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ ﴿١﴾ وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ ﴿٢﴾ وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْأُنثَىٰ ﴿٣﴾ إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ ﴿٤﴾ فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَاتَّقَىٰ ﴿٥﴾ وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَىٰ ﴿٦﴾ فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَىٰ ﴿٧﴾ وَأَمَّا مَن بَخِلَ وَاسْتَغْنَىٰ ﴿٨﴾ وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَىٰ ﴿٩﴾ فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَىٰ ﴿١٠﴾ وَمَا يُغْنِي عَنْهُ مَالُهُ إِذَا تَرَدَّىٰ ﴿١١﴾ إِنَّ عَلَيْنَا لَلْـهُدَىٰ ﴿١٢﴾ وَإِنَّ لَنَا لَلْآخِرَةَ وَالْأُولَىٰ ﴿١٣﴾ فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ ﴿١٤﴾ لَا يَصْلَاهَا إِلَّا الْأَشْقَى ﴿١٥﴾ الَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ ﴿١٦﴾ وَسَيُجَنَّبُهَا الْأَتْقَى ﴿١٧﴾ الَّذِي يُؤْتِي مَالَهُ يَتَزَكَّىٰ ﴿١٨﴾ وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَىٰ ﴿١٩﴾ إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَىٰ ﴿٢٠﴾ وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ ﴿٢١



Artinya:
Dengan Menyebut Nama Allah Yang Mahakasih dan Mahasayang
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang), (1) dan siang apabila terang benderang, (2) dan penciptaan laki-laki dan perempuan, (3) sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda. (4) Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,(5) dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), (6) maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. (7) Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, (8) serta mendustakan pahala terbaik, (9) maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. (10)Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. (11) Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk, (12) dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia. (13) Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala. (14) Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka, (15) yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman). (16) Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, (17) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, (18) padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, (19) tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha Tinggi. (20) Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan. (21)

Suara:  Al-Lail



No comments:

Post a Comment